Zakat
Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi syarat tertentu untuk mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki dan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat. Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga setelah salat dan puasa, dan memiliki fungsi sosial serta spiritual.
Pengertian zakat
Zakat berasal dari kata zakā yang berarti suci, tumbuh, dan berkah. Dalam istilah syariat, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim yang telah memenuhi syarat, dan diberikan kepada golongan yang berhak menerima (mustahik).
Dasar hukum zakat
1. Al-Qur'an, antara lain QS. At-Taubah ayat 103 dan QS. Al-Baqarah ayat 110
2. Hadis Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan zakat, seperti hadis riwayat Bukhari dan Muslim
3. Ijma ulama yang sepakat bahwa zakat hukumnya wajib bagi muslim yang memenuhi syarat
Hikmah zakat
1. Membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir
2. Membantu meringankan beban orang miskin
3. Menumbuhkan rasa syukur dan solidaritas sosial
4. Mengurangi kesenjangan antara kaya dan miskin
5. Menjadi sarana pemerataan ekonomi
Syarat wajib zakat
1. Islam
2. Merdeka
3. Baligh dan berakal (untuk anak kecil atau orang gila, zakat dapat diwakilkan oleh walinya)
4. Memiliki harta yang mencapai nisab
5. Kepemilikan penuh atas harta
6. Berlalu satu tahun (haul) untuk zakat harta tertentu, kecuali zakat pertanian yang dikeluarkan saat panen
Jenis-jenis zakat
1. Zakat fitrah: zakat yang wajib dikeluarkan setiap muslim menjelang Idulfitri, berupa makanan pokok seberat 1 sha’ (± 2,5 kg beras) atau uang senilai harga tersebut.
2. Zakat mal (harta): zakat yang dikeluarkan dari harta tertentu yang telah mencapai nisab dan haul, seperti:
* Zakat emas dan perak
* Zakat perdagangan
* Zakat pertanian dan buah-buahan
* Zakat hewan ternak
* Zakat hasil tambang dan rikaz (barang temuan)
Nisab dan kadar zakat
* Emas: nisab 85 gram, zakat 2,5%
* Perak: nisab 595 gram, zakat 2,5%
* Perdagangan: nisab setara emas 85 gram, zakat 2,5%
* Pertanian: nisab 653 kg gabah, kadar 5% jika diairi, 10% jika tanpa diairi
* Hewan ternak: nisab dan kadar berbeda sesuai jenisnya
Golongan penerima zakat (mustahik) sesuai QS. At-Taubah ayat 60
1. Fakir: orang yang hampir tidak punya harta dan penghasilan
2. Miskin: orang yang punya penghasilan tetapi tidak mencukupi kebutuhan pokok
3. Amil: petugas yang mengumpulkan dan menyalurkan zakat
4. Muallaf: orang yang baru masuk Islam dan perlu dibantu keimanannya
5. Riqab: untuk memerdekakan hamba sahaya
6. Gharim: orang yang berutang untuk kepentingan yang dibenarkan syariat dan tidak mampu membayar
7. Fisabilillah: pejuang di jalan Allah
8. Ibnu sabil: musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan

0 Komentar