Mad Lazim
Mad lazim adalah mad karena huruf mad bertemu sukun asli. Selalu dibaca 6 harakat. Terbagi dua tempat terjadinya: kilmi (di dalam kata) dan harfi (pada awal surah berupa huruf-huruf muqaththa’ah). Masing-masing punya dua bentuk: mutsaqqal = ada tasydid, mukhaffaf = tanpa tasydid.
1. Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi
Definisi: huruf mad bertemu sukun asli yang berasal dari tasydid dalam satu kata.
Ciri: ada tasydid setelah huruf mad, terasa “berat”.
Panjang baca: 6 harakat.
Contoh kata:
* الضالين pada Al-Fatihah ayat 7
* Ø§Ù„ØØ§Ù‚Ø© pada Al-Haqqah ayat 1
* الطامة pada An-Nazi’at ayat 34
* الصاخة pada Abasa ayat 33
2. Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
Definisi: huruf mad bertemu sukun asli tanpa tasydid dalam satu kata.
Ciri: tidak ada tasydid, kasusnya sangat jarang.
Panjang baca: 6 harakat.
Contoh kata (hanya ada pada dua ayat):
* آلآن pada Yunus ayat 51
* آلآن pada Yunus ayat 91
3. Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Tempat: huruf-huruf muqaththa’ah di awal surah.
Definisi: nama huruf mengandung mad di tengah dan berakhir sukun, lalu terjadi idgham ke huruf berikutnya sehingga timbul tasydid.
Panjang baca: 6 harakat.
Contoh:
* Pada rangkaian الم di Al-Baqarah ayat 1: huruf لام menjadi mad lazim harfi mutsaqqal karena mim sukun di akhir nama “لام” diidghamkan ke huruf “ميم” berikutnya sehingga terdengar tasydid.
* Pola yang sama bisa muncul ketika akhir nama huruf bertemu huruf sejenis berikutnya pada rangkaian huruf pembuka surah.
4. Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Tempat: huruf-huruf muqaththa’ah di awal surah.
Definisi: nama huruf mengandung mad di tengah dan berakhir sukun, tetapi tidak terjadi idgham ke huruf berikutnya (tidak ada tasydid).
Panjang baca: 6 harakat.
Contoh huruf tunggal di awal surah:
* Ù‚ pada surat Ù‚
* Ù† pada surat Ù†
* ص pada surat ص
Contoh pada rangkaian الم di Al-Baqarah ayat 1: huruf ميم pada posisi akhir dibaca mad lazim harfi mukhaffaf karena tidak diidghamkan ke huruf sesudahnya.
Catatan penting untuk huruf muqaththa’ah
1. Huruf yang dibaca 6 harakat (mad lazim harfi) adalah kelompok: ن ق ص ع س ل ك م
2. Huruf yang dibaca 2 harakat (mad thabi’i) adalah kelompok: Ø ÙŠ Ø· Ù‡ ر
3. Alif di awal surah tidak mengalami mad seperti kelompok di atas.
Ringkas cara membedakan keempatnya
* Kilmi = terjadi di dalam kata Al-Qur’an.
* Harfi = terjadi pada huruf-huruf pembuka surah.
* Mutsaqqal = ada tasydid (berat).
* Mukhaffaf = tanpa tasydid (ringan).
Semua mad lazim selalu 6 harakat.

0 Komentar