الجملة الاسمية (Jumlah Ismiyyah)
1. Pengertian:
Jumlah ismiyyah adalah kalimat yang diawali dengan isim (kata benda/kata ganti).
2. Unsur utama:
* Mubtada’ (مبتدأ) = subjek, biasanya berupa isim.
* Khabar (خبر) = predikat, bisa berupa isim, fi‘il, atau jumlah.
3. Contoh:
* الجوُّ جميلٌ
(Al-jaww jamilun = Cuacanya indah)
* الطالبُ مجتهدٌ
(Ath-thaalibu mujtahidun = Siswa itu rajin)
---
الجملة الفعلية (Jumlah Fi‘liyyah)
1. Pengertian:
Jumlah fi‘liyyah adalah kalimat yang diawali dengan fi‘il (kata kerja).
2. Unsur utama:
* Fi‘il (فعل) = kata kerja.
* Fa‘il (فاعل) = pelaku (subjek).
* Maf‘ul bih (مفعول به) = objek (jika ada).
3. Contoh:
* كتبَ الطالبُ الدرسَ
(Kataba ath-thaalibu ad-darsa = Siswa menulis pelajaran)
* خرجَ محمدٌ
(Kharaja Muhammadun = Muhammad keluar)
---
Perbedaan Utama:
* Jumlah ismiyyah dimulai dengan isim, menekankan keadaan atau sifat.
* Jumlah fi‘liyyah dimulai dengan fi‘il, menekankan perbuatan atau peristiwa.
---

0 Komentar