Kerajaan Demak
1. Sejarah
* Kerajaan Demak berdiri sekitar tahun 1478 M di Jawa Tengah.
* Didirikan oleh Raden Patah, putra Raja Majapahit terakhir (Brawijaya V) dari istri seorang putri Campa yang beragama Islam.
* Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.
* Letaknya strategis di pesisir utara Jawa (pantai utara Jawa Tengah), menjadikannya pusat perdagangan sekaligus pusat dakwah Islam.
2. Perkembangan Islam
* Demak menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa dan Nusantara.
* Para Wali Songo berperan besar dalam dakwah Islam, terutama Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, dan Sunan Ampel.
* Masjid Agung Demak didirikan sebagai simbol penyebaran Islam.
* Islam berkembang pesat karena para pedagang dan ulama menyebarkan ajarannya dengan damai dan budaya yang mudah diterima masyarakat Jawa.
3. Raja Pertama, Puncak Kejayaan, Raja Terakhir
* Raja pertama: Raden Patah (1478–1518 M).
* Puncak kejayaan: masa Sultan Trenggana (1521–1546 M). Pada masa ini, wilayah Demak meluas hingga Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan menyerang Malaka untuk melawan Portugis.
* Raja terakhir: Sultan Prawata (1546–1549 M), setelah itu kekuasaan Demak melemah dan akhirnya digantikan oleh Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir (Adipati Hadiwijaya).
4. Sebab Kemunduran
* Perselisihan internal dan perebutan tahta di antara keluarga kerajaan.
* Kematian Sultan Trenggana saat berperang di Jawa Timur melemahkan kepemimpinan.
* Munculnya kekuatan baru dari Jaka Tingkir (Adipati Pajang) yang kemudian memindahkan pusat kerajaan ke Pajang.
* Lemahnya pertahanan terhadap serangan Portugis di Malaka dan kerajaan-kerajaan lain.

0 Komentar