Breaking News



Khiyar

 Khiyar dalam Jual Beli



Pengertian

Khiyar secara bahasa berarti memilih. Dalam istilah fiqih, khiyar adalah hak yang dimiliki oleh penjual maupun pembeli untuk memilih melanjutkan atau membatalkan akad jual beli dengan sebab tertentu yang dibenarkan syariat.


Dasar Hukum


1. Al-Qur’an, QS. Al-Baqarah ayat 275: “Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”

2. Hadis Nabi SAW: “Penjual dan pembeli itu diberi hak khiyar selama mereka belum berpisah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Kaidah fiqh: “Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain.”


Tujuan Khiyar


1. Melindungi hak penjual dan pembeli agar tidak dirugikan.

2. Menghindarkan penyesalan setelah akad.

3. Menumbuhkan kejujuran dan keterbukaan dalam jual beli.

4. Mewujudkan keadilan serta keberkahan muamalah.


Macam-Macam Khiyar


1. Khiyar Majlis

   Hak memilih untuk meneruskan atau membatalkan jual beli selama penjual dan pembeli masih berada di majlis akad (belum berpisah tempat).

   Contoh: Seseorang membeli handphone di toko, setelah membayar lalu masih di tempat, ia boleh membatalkan sebelum meninggalkan toko.


2. Khiyar Syarat

   Hak memilih yang disepakati dalam akad, yaitu salah satu pihak memberi syarat untuk mempertimbangkan dalam waktu tertentu.

   Contoh: Pembeli berkata, “Saya beli baju ini dengan syarat boleh saya kembalikan dalam 2 hari jika tidak cocok.”


3. Khiyar Aib

   Hak membatalkan jual beli karena ditemukan cacat pada barang yang tidak disebutkan penjual sebelumnya. Jika pembeli ridha dengan cacat tersebut, akad tetap sah; jika tidak, boleh dibatalkan.

   Contoh: Membeli sepeda motor bekas yang ternyata remnya rusak, padahal tidak diberitahu penjual.


4. Khiyar Ru’yah

   Hak membatalkan jual beli ketika barang belum dilihat sebelumnya, kemudian setelah melihat ternyata tidak sesuai.

   Contoh: Membeli barang online tanpa foto yang jelas, setelah barang datang dan dilihat ternyata berbeda dengan yang diharapkan.


5. Khiyar Ta’yin

   Hak memilih salah satu barang dari beberapa barang yang ditawarkan dalam satu akad.

   Contoh: Penjual berkata, “Silakan pilih salah satu dari tiga baju ini dengan harga yang sama.”


6. Khiyar Ghabn (karena tertipu harga)

   Hak membatalkan jual beli apabila pembeli merasa tertipu dengan harga yang terlalu mahal atau penjual dirugikan karena harga terlalu rendah, padahal tidak mengetahuinya saat akad.

   Contoh: Membeli barang seharga 1 juta rupiah dengan harga 5 juta tanpa tahu harga pasar.


Adab Khiyar


1. Dilakukan dengan jujur, tanpa rekayasa atau tipu daya.

2. Tidak menyembunyikan cacat barang.

3. Tidak merugikan pihak lain dengan alasan yang dibuat-buat.

4. Mengutamakan kerelaan bersama agar akad menjadi sah dan berkah.


Hikmah Khiyar


1. Menjaga keadilan antara penjual dan pembeli.

2. Memberi waktu mempertimbangkan agar tidak menyesal.

3. Menumbuhkan rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi.

4. Menghindari sengketa atau perselisihan setelah akad.

5. Menjadikan transaksi lebih berkah dan sesuai syariat.

Posting Komentar

0 Komentar