Breaking News



Mengenal Konsep Dasar Gerak

 GERAK

Photo: kompas.com


I. Pengertian Gerak

Gerak adalah perubahan posisi atau kedudukan suatu benda dari satu titik ke titik lain terhadap titik acuan tertentu dalam selang waktu tertentu, yang melibatkan konsep seperti jarak, perpindahan, kecepatan, dan percepatan. Gerak bersifat relatif tergantung titik acuan, dan dapat dibagi menjadi berbagai jenis seperti translasi (pergeseran) dan rotasi (melingkar), serta dibagi lagi menjadi gerak lurus (GLB/GLBB), periodik, atau non-periodik, tergantung bentuk lintasan dan perubahan kecepatannya.

.
 

II. Jenis Gerak

Jenis Gerak Berdasarkan Keadaan Benda

1. Gerak Semu

Gerak Semu adalah ilusi pergerakan suatu benda yang sebenarnya diam, tetapi tampak bergerak karena pengamat berada dalam kerangka acuan yang bergerak, atau karena pergerakan benda lain di sekitarnya.
Contoh utamanya adalah pemandangan yang "bergerak" saat kita di dalam mobil, atau matahari yang tampak terbit dan terbenam akibat rotasi Bumi. Ini adalah gerak yang tidak nyata, melainkan hasil dari perubahan titik acuan pengamatan.
 

2. Gerak Sebenarnya

Gerak Sebenarnya adalah gerak suatu benda yang benar-benar terjadi karena adanya perubahan posisi atau kedudukan benda tersebut terhadap suatu titik acuan yang diam.

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh gerak sebenarnya sangat mudah ditemukan, seperti bola yang ditendang: Bola berpindah dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya.


Jenis Gerak Berdasarkan Lintasannya


1. Gerak Lurus

Gerak Lurus adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus. Dalam fisika, gerak ini merupakan bentuk gerak yang paling sederhana karena arahnya tetap atau tidak berubah-ubah.
Terbagi atas: 

A. Gerak Lurus Beraturan (GLB)

GLB terjadi ketika sebuah benda bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap (v=konstan). Karena kecepatannya tidak berubah, maka percepatannya adalah nol (a=0). Contoh: Mobil melaju 20 m/s → tiap detik menempuh 20 meter
Rumus utama: s = v.t

s
 = Jarak/Perpindahan (meter)
v = Kecepatan (m/s)
t  
= Waktu (sekon)

B. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

GLBB terjadi ketika benda bergerak pada lintasan lurus dengan percepatan tetap (a=konstan). Artinya, kecepatan benda berubah secara teratur (bisa semakin cepat atau semakin lambat). Contoh: Sepeda mendaki bukit
Rumus:
 vt = 
v₀+ a \ t 
 s = v₀\ t + 1/2a \ 
 vt² = 
v₀²+ 2.a.s

vt = Kecepatan akhir
v₀= Kecepatan awal
a = Percepatan


2. Gerak Parabola

Gerak Parabola adalah gerak suatu benda yang lintasannya berbentuk melengkung atau menyerupai busur (kurva)


3. Gerak Melingkar

 Gerak Melingkar adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa lingkaran atau bagian dari lingkaran. Benda bisa bergerak melingkar karena ada satu titik pusat yang menjadi acuan, dan benda tersebut menjaga jarak yang sama terhadap pusat itu (jari-jari)

III. Besaran dalam Gerak

1. Jarak (s)
Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda. Satuan: meter (m)

2. Perpindahan (Δs)
Perpindahan adalah perubahan posisi dari titik awal ke titik akhir secara lurus.

3. Kelajuan (v)
Kelajuan adalah jarak yang ditempuh setiap satuan waktu.
Rumus: v = s / t
Keterangan:
v = kelajuan (m/s)

s = jarak (m)

t = waktu (s)

4. Kecepatan (v)
Kecepatan adalah perpindahan per satuan waktu.
Rumus: v = Δx / t
v = kecepatan (m/s)

Δx = perpindahan (m)

t = waktu (s)


Kecepatan dan Kelajuan Rata-Rata

1. Kecepatan Rata-Rata

   v = total perpindahan / total waktu

2. Kelajuan Rata-Rata

   v = total jarak / total waktu


Percepatan (a)
Perubahan kecepatan tiap satuan waktu
Rumus:

a = Δv / t

a = (v akhir – v awal) / t 

Rumus Perpindahan pada GLBB
s = v₀ × t + ½ × a × t²
s = (v₀ + vt) × t / 2
s = v × t (untuk GLB)

Pola Ticker Timer dan Olesan Oli

Dipercepat: titik-titik semakin jauh

Diperlambat: titik-titik semakin rapat

GLB: jarak antar titik tetap

IV. Contoh Soal


Contoh 1 (GLB) : Sebuah mobil bergerak di jalan tol yang lurus dengan kecepatan tetap sebesar 20 m/s. Berapakah jarak yang ditempuh mobil tersebut setelah bergerak selama 10 detik? 
Diketahui : 
v = 20m/s dan t = 10s
Ditanya : s?
Jawaban : s = v.t maka s = 20.10 = 200m



Contoh 2 (Percepatan & GLBB) : Sebuah motor awalnya berhenti di lampu merah. Saat lampu hijau menyala, motor tersebut digas dengan percepatan 2 m/s². Berapakah kecepatan motor tersebut setelah 5 detik?
Diketahui :
v₀ = 0m/s
a = 2m/s²
t = 5s
vt = ?  maka  vt = v₀ + (a.t)
vt = 0 + (2.5) = 10m/s

Posting Komentar

0 Komentar