Kerajaan Malaka
1. Sejarah
* Kerajaan Malaka berdiri sekitar awal abad ke-15 M di Semenanjung Malaya.
* Didirikan oleh Parameswara, seorang bangsawan Sriwijaya dari Palembang yang melarikan diri ke Malaka.
* Malaka berkembang pesat karena letaknya strategis di jalur perdagangan Selat Malaka.
* Pada tahun 1511 M, Malaka jatuh ke tangan Portugis di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque.
2. Perkembangan Islam
* Islam berkembang melalui pedagang Arab, Gujarat, dan Pasai yang singgah di Malaka.
* Raja-raja Malaka memeluk Islam, kemudian menjadikan Islam sebagai agama resmi kerajaan.
* Malaka menjadi pusat penyebaran Islam ke wilayah Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan Barat, hingga Filipina Selatan.
* Ulama dari Malaka berperan penting dalam pengembangan bahasa Melayu dengan huruf Jawi sebagai bahasa dakwah dan perdagangan.
3. Raja Pertama, Puncak Kejayaan, Raja Terakhir
* Raja pertama: Parameswara (kemudian masuk Islam dan bergelar Sultan Iskandar Syah, berkuasa sekitar 1400–1424 M).
* Puncak kejayaan: pada masa Sultan Mansur Syah (1459–1477 M), Malaka menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai, banyak pedagang dari Cina, Arab, India, dan Nusantara.
* Raja terakhir: Sultan Mahmud Syah (1488–1511 M), yang terusir akibat serangan Portugis. Setelah itu ia melarikan diri dan mendirikan Kesultanan Johor.
4. Sebab Kemunduran
* Persaingan dagang dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.
* Serangan dari Siam (Thailand) meskipun dapat diatasi.
* Adanya pengkhianatan dalam kerajaan yang melemahkan pertahanan.
* Serangan Portugis tahun 1511 M yang berhasil menaklukkan Malaka.
* Setelah jatuh ke Portugis, pusat perdagangan beralih ke wilayah lain seperti Aceh dan Johor.
---

0 Komentar