Bentuk Akar
Bentuk akar adalah bentuk bilangan yang dituliskan dalam bentuk √a, di mana a ≥ 0.
Contoh:
√4 = 2
√9 = 3
√2 (tidak bisa disederhanakan lagi)
Catatan:
* √a disebut akar kuadrat.
* ³√a disebut akar pangkat tiga.
* ⁿ√a disebut akar pangkat n.
---
1. Menyederhanakan Bentuk Akar
Menyederhanakan bentuk akar dilakukan dengan memfaktorkan bilangan di dalam akar sehingga ada faktor yang merupakan kuadrat sempurna.
Rumus dasar:
√(a × b) = √a × √b
Contoh 1
√50 = √(25 × 2) = √25 × √2 = 5√2
Contoh 2
√72 = √(36 × 2) = √36 × √2 = 6√2
---
2. Merasionalkan Penyebut
Jika penyebut suatu pecahan berbentuk akar, maka penyebut harus diubah agar menjadi bilangan rasional (tanpa akar).
a. Penyebut Bentuk Tunggal
Rumus:
a / √b = (a / √b) × (√b / √b) = a√b / b
Contoh 1
3 / √2 = (3 / √2) × (√2 / √2) = 3√2 / 2
Contoh 2
5 / √3 = (5 / √3) × (√3 / √3) = 5√3 / 3
b. Penyebut Bentuk Binomial
Jika penyebut berupa (√a + √b) atau (√a – √b), kalikan dengan sekawan penyebut.
Sekawan dari (√a + √b) adalah (√a – √b).
Sekawan dari (√a – √b) adalah (√a + √b).
Contoh 1
1 / (√2 + √3) = (1 / (√2 + √3)) × (√2 – √3)/(√2 – √3)
\= (√2 – √3) / (2 – 3)
\= (√2 – √3) / -1
\= √3 – √2
Contoh 2
2 / (√5 – √2) = (2 / (√5 – √2)) × (√5 + √2)/(√5 + √2)
\= 2(√5 + √2) / (5 – 2)
\= 2(√5 + √2) / 3
---

0 Komentar