Network Society (Masyarakat Jaringan)
Network Society, atau Masyarakat Jaringan, adalah konsep yang menjelaskan bagaimana struktur sosial, ekonomi, dan budaya modern diorganisasi di sekitar jaringan informasi digital yang difasilitasi oleh teknologi komunikasi.
Konsep ini dipopulerkan oleh sosiolog Manuel Castells melalui triloginya The Information Age, di mana ia berpendapat bahwa jaringan telah menjadi bentuk organisasi yang dominan dalam masyarakat kontemporer, menggantikan hierarki tradisional.
Karakteristik Utama Network Society
Network society bukan hanya tentang menggunakan internet; ini adalah logika organisasi sosial itu sendiri. Castells mengidentifikasi beberapa elemen kunci:
* Informasionalisme:
* Fokus utama aktivitas ekonomi, politik, dan budaya berpusat pada informasi—produksi, pemrosesan, dan penyebarannya. Informasi adalah bahan baku utama, bukan hanya alat produksi.
* Logika Jaringan (Network Logic):
* Struktur sosial bekerja seperti jaringan terbuka. Jaringan memiliki sifat fleksibel (mudah beradaptasi dengan perubahan) dan skalabel (mudah berkembang atau menyusut).
* Jaringan diatur oleh kode biner: inklusif (terhubung di dalam jaringan) dan eksklusif (terputus dari jaringan). Siapa yang menguasai jaringan, dialah yang menguasai kekuasaan.
* Ekonomi Global Informasional:
* Perekonomian beroperasi dalam skala global dan secara real-time melalui jaringan, terutama pasar modal. Daya saing dan produktivitas suatu negara sangat bergantung pada kemampuan mereka menghasilkan, memproses, dan menerapkan pengetahuan berbasis informasi.
* Ruang Arus (The Space of Flows):
* Organisasi sosial tidak lagi didominasi oleh kedekatan geografis (space of places), tetapi oleh jaringan komunikasi, informasi, dan modal yang mengalir tanpa batas geografis.
* Timeless Time (Waktu Tanpa Batas):
* Waktu tidak lagi linear dan sekuensial. Kehidupan sosial dan ekonomi diatur oleh kecepatan jaringan, menciptakan perasaan "seketika" (instan) dan mengaburkan siklus waktu biologis atau sosial tradisional (misalnya, pasar keuangan beroperasi 24 jam).
Dampak pada Kehidupan Sosial
Network society membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan:
1. Perubahan Struktur Organisasi
* Perusahaan Jaringan (Network Enterprise): Perusahaan menjadi lebih datar (kurang hierarkis) dan terdesentralisasi, berkolaborasi dalam jaringan yang fleksibel dan berfokus pada inovasi. Pekerjaan cenderung menjadi lebih fleksibel (kontrak, freelance) namun juga kurang stabil.
2. Transformasi Budaya dan Identitas
* Kekuatan Identitas: Ketika institusi tradisional (seperti negara atau partai politik) melemah, orang mencari makna dan identitas melalui komunitas berbasis budaya dan identitas yang dibangun melalui jaringan (The Power of Identity).
* Media dan Komunikasi: Media massa yang terpusat digantikan oleh komunikasi horizontal melalui internet dan media sosial, memungkinkan individu dan gerakan sosial membangun jaringan mereka sendiri dan menyebarkan informasi secara langsung (misalnya, Arab Spring).
3. Kesenjangan Digital (Digital Divide)
* Dampak negatif utama adalah kesenjangan antara mereka yang terhubung ke jaringan (memiliki akses, keterampilan, dan modal) dan mereka yang terputus. Kesenjangan ini memperlebar jurang ekonomi dan sosial karena jaringan menjadi sumber kekuasaan dan kekayaan yang utama.
Secara sederhana, Network Society adalah struktur sosial baru di mana logika jaringan, yang didukung oleh teknologi digital, membentuk segala sesuatu mulai dari cara kita bekerja hingga cara kita berpolitik.

0 Komentar